Articles

Remaja Cerdas Tanpa Pergaulan Bebas

Remaja Cerdas Tanpa Pergaulan Bebas; HIKMAH QOTRUN NADA (X IPA)

Remaja merupakan masa dimana peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa, perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Masa remaja terjadi dalam rentang usia 10-19 tahun. Masa ini dimana seseorang mencari jati dirinya, yang ingin berusaha mengenal siapa dirinya sebenarnya. Masa ini juga disebut masa pubertas. Saat pubertas, seseorang biasanya ingin mencoba suatu hal yang baru dalam hidupnya, munculnya gejolak emosi sehingga menyebabkan mudah marah, dan banyak masalah yang timbul baik dalam lingkungan keluarga maupun lingkungan sosialnya. Sehingga jika tidak memiliki iman dan pikiran yang jernih mereka akan mengambil jalan yang salah dan remaja terjerumus dalam pergaulan bebas.

Pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang yang melewati batas sewajarnya dari tuntunan, aturan, dan perasaan malu. Perilaku menyimpang yang melanggar norma agama maupun norma kesusilaan. Pergaulan bebas merupakan suatu hal yang marak muncul dikalangan remaja sehingga menimbulkan berbagai dampak negatif. Apalagi pergaulan bebas dianggap hal yang wajar dan umum dikalangan remaja menurut mereka hal tersebut dilakukan hanya semata-mata untuk menyenangkan diri dan tidak ingin dianggap rendah karena rasa gengsi yang berlebihan.

Masa remaja memang identik dengan pergaulan. Akan tetapi, seseorang harus bisa memilih dimana mereka bergaul dan dengan siapa mereka berteman karena seorang teman akan berpengaruh dalam segala hal, bisa membawa hal negatif dan positif. Menjadi remaja yang berkualitas salah satunnya harus cerdas dan memiliki bekal pengetahuan agama yang cukup. Hal tersebut bisa menjadi satu hal yang menjadikan seorang remaja tidak terjebak kedalam pergaulan bebas. Ada banyak hal bermanfaat yang bisa dilakukan remaja dalam mengisi kegiatannya sehari-hari sehingga tidak terjebak dalam pergaulan bebas di antaranya mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang positif di antaranya dengan berorganisasi mengikuti kegiatan- kegiatan yang bermanfaat. Peran orang tua juga sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Remaja akan merasa nyaman di rumah jika adanya keterbukaan dalam dalam menyampaikan masalah, cinta kasih, saling memahami di antara sesama keluarga. Pengawasan dan bimbingan dari orang tua dan pendidik akan menghindarkan dari pergaulan bebas.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button